Jokowi jalani safari bersama PSI dan menerima gelar adat
- account_circle khasanah
- calendar_month Senin, 29 Jun 2026 14:56 WIB
- visibility 130
- comment 0 komentar
- print Cetak

Safari Politik: Ambisi Jokowi Hadapi Tantangan 2024
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Presiden Joko Widodo menerima gelar Baginda Pemuka Bangsa dalam sebuah prosesi adat yang digelar di Lampung.
Penganugerahan gelar Baginda Pemuka Bangsa itu berlangsung bersamaan dengan safari politik yang melibatkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Menurut pengamat komunikasi politik Hendri Satrio, simbolisme dalam acara dan penganugerahan gelar Baginda Pemuka Bangsa tidak perlu diartikan secara berlebihan.
Hendri mewanti-wanti agar publik tidak langsung menarik kesimpulan tunggal dari ritual tersebut.
Ia menyebut bahwa simbol-simbol yang tampak berpotensi memicu spekulasi di tengah masyarakat.
Namun, menurut dia, interpretasi paling nyata ialah keinginan mantan wali kota Solo itu untuk tetap berkiprah dalam politik nasional.
Aktivitas politik Jokowi belakangan ini, kata Hendri, semakin memperkuat pandangan bahwa ia belum sepenuhnya mundur dari panggung politik.
Kata-kata Hendri menegaskan keragu-raguan sebagian pengamat terhadap niat pensiun politik sang presiden.
Ia menuturkan, “Sehingga hanya membenarkan prediksi orang bahwa Jokowi tidak benar-benar pulang kampung,” tegasnya.
Dalam prosesi adat itu terdapat ritual menginjak kepala kerbau yang diletakkan di atas karpet merah.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.



