Akademisi UNUSIA Dr. Muhammad Aras Prabowo: Negara harus transparan soal pembiayaan program
- account_circle khasanah
- calendar_month Selasa, 30 Jun 2026 10:36 WIB
- visibility 112
- comment 0 komentar
- print Cetak

Akademisi NU: Negara Kehabisan Narasi Akuntabilitas Publik
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Untuk apa negara memungut pajak jika ujungnya kembali meminta rakyat menalangi program yang seharusnya dijamin oleh negara?” katanya, menegaskan fungsi negara dalam memastikan kesejahteraan warga.
Ia menekankan perlunya publikasi data anggaran yang mudah dipahami; data tersebut harus menunjukkan alokasi, sumber pendanaan, dan tolok ukur keberhasilan secara transparan.
Aras menambahkan bahwa proyeksi kebutuhan pendanaan harus realistis dan disampaikan secara konsisten agar tidak menimbulkan kebingungan di publik.
Kepercayaan publik, menurutnya, dibangun lewat bukti bahwa setiap kebijakan memiliki dasar anggaran yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ketika komunikasi publik tidak presisi dan akuntabilitas fiskal dipersepsikan lemah, yang dipertaruhkan bukan hanya reputasi pejabat, tetapi legitimasi institusi negara secara keseluruhan.
Ia menyerukan agar pemerintah dan lembaga negara memperkuat mekanisme keterbukaan dan akuntabilitas sehingga pengelolaan keuangan negara lebih kredibel di mata publik.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




