Legislator PKB Mahdalena mengatakan manasik kesehatan haji harus efektif, bukan formalitas
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 3 Jul 2026 13:53 WIB
- visibility 101
- comment 0 komentar
- print Cetak

Manasik Kesehatan Jangan Sekadar Formalitas, Harus Efektif
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Pemerintah didorong mengimplementasikan manasik kesehatan haji sebagai upaya utama menilai kelayakan fisik calon jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Legislator PKB Mahdalena menegaskan bahwa manasik kesehatan haji harus lebih dari sekadar agenda formal dan wajib mampu mengurangi kejadian kedaruratan medis serta angka kematian jemaah Indonesia.
Menurut Mahdalena, pelaksanaan manasik kesehatan haji yang direncanakan mulai 2027 harus memastikan setiap calon jemaah memenuhi syarat istitaah secara objektif dan terstandar.
Mahdalena, yang berasal dari NTB, menyampaikan pentingnya deteksi dini terhadap penyakit bawaan sebelum keberangkatan.
Dengan deteksi awal, tim medis mendapat waktu yang cukup untuk merencanakan intervensi dan perawatan yang diperlukan bagi calon jemaah berisiko.
Materi pelatihan diwajibkan komprehensif dan praktis.
Isinya mencakup manajemen obat, panduan gizi, program latihan fisik, serta langkah pencegahan terhadap dehidrasi ekstrem dan infeksi saluran pernapasan.
Mahdalena menekankan bahwa perlindungan kesehatan harus ditempatkan sebagai prioritas utama dalam setiap modul manasik.
Ia juga mendorong kebiasaan berolahraga rutin dan pola makan sehat sebagai persiapan wajib sebelum keberangkatan.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




