Breaking News
Trending Tags

Presiden Mahasiswa Paramadina Hudan Lil Muttaqien menilai kemandirian energi kunci ekonomi

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026 18:21 WIB
  • visibility 76
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Pemerintah menyatakan langkah terukur untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil sebagai bagian dari upaya menjaga kedaulatan energi dan kesinambungan ekonomi nasional.

Keputusan menaikkan subsidi pada bahan bakar minyak jenis Pertamax dikemukakan sebagai langkah untuk memperbaiki kesehatan fiskal negara sambil tetap mempertimbangkan kebutuhan publik.

Pemerintah juga mendorong percepatan penerapan mandatori biofuel, termasuk B50, untuk menurunkan ketergantungan impor migas dan memperkuat kedaulatan energi.

Hudan Lil Muttaqien, Presiden Mahasiswa Universitas Paramadina 2025-2026, menilai kemandirian energi adalah prasyarat bagi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Ia menekankan kebijakan energi harus dirancang dengan memperhatikan aspek lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Hudan menambahkan bahwa menjaga subsidi BBM bagi masyarakat merupakan cara pemerintah untuk tetap berpihak pada kelompok menengah dan bawah.

“Dengan pemerintah tetap menjaga subsidi BBM kepada masyarakat, kebijakan publik yang diambil masih berpihak kepada masyarakat menengah dan bawah,” kata Hudan dalam keterangan tertulis, Jumat 3 Juli 2026.

Darma Alwi, anggota Presidium Kesatria Muda Respublika, mengimbau agar masyarakat, mahasiswa, dan pemuda menyikapi isu energi dengan bijak dan berbasis data.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less