Breaking News
Trending Tags

Arief Poyuono dari FSP BUMN Bersatu menyambut sinergi Danantara dengan KPK

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026 03:13 WIB
  • visibility 109
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ia menegaskan bahwa jika audit menemukan indikasi tindak pidana korupsi atau penyalahgunaan kewenangan, proses hukum harus dilanjutkan tanpa pengecualian.

Seluruh pihak yang bertanggung jawab diwajibkan untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Arief menyatakan dukungan terhadap langkah Danantara dan mengusulkan keterlibatan lembaga penegak hukum lain dalam proses ini.

Ia secara khusus menganjurkan koordinasi intens antara Danantara dengan Kejaksaan Agung serta Polri.

Tujuan koordinasi ini, menurut Arief, adalah memastikan penyelidikan dan penindakan berjalan efektif dan transparan.

Proses perampingan BUMN, tegasnya, tidak boleh terhenti pada tujuan efisiensi anggaran semata.

Reformasi yang menyeluruh harus menempatkan tata kelola perusahaan, akuntabilitas, dan kepatuhan hukum sebagai prioritas.

Dalam pandangan Arief, restrukturisasi juga harus mempertimbangkan dampak sosial dan kelangsungan layanan publik jika relevan.

Ia mengingatkan bahwa kebijakan penutupan atau penggabungan BUMN perlu komunikasi yang baik dengan pemangku kepentingan.

Penegakan hukum yang adil dan tanpa pandang bulu menjadi syarat utama agar reformasi BUMN menghasilkan perubahan signifikan.

Arief menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen agar seluruh langkah perbaikan berjalan sesuai aturan dan tidak mengabaikan aspek hukum.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less