Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menganggarkan Rp1,3 T untuk pangan Papua Selatan
- account_circle khasanah
- calendar_month Senin, 6 Jul 2026 09:45 WIB
- visibility 104
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pemerintah Anggarkan Rp1,3 Triliun Untuk Pangan Papua Selatan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp1,3 triliun untuk pengembangan cetak sawah dan infrastruktur pertanian pada 2026 dengan tujuan memperkuat ketahanan pangan nasional.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa seluruh skema cetak sawah dirancang untuk kepentingan petani dan kepemilikan lahan tetap berada di tangan masyarakat lokal.
Program cetak sawah difokuskan di Papua Selatan, yang menjadi pusat pembangunan kawasan pangan baru dengan rencana pengembangan 83.030 hektare lahan cetak sawah dan 54.399 hektare optimalisasi lahan.
Dari total rencana tersebut, wilayah Papua Selatan akan menyumbang 48.934 hektare lahan cetak sawah dan 53.499 hektare optimalisasi, mendekatkan target hampir 100.000 hektare kawasan produksi pangan masa depan.
Anggaran Rp1,3 triliun akan digunakan untuk membiayai sarana pendukung seperti Rice Milling Unit (RMU), dryer, dan gudang penyimpanan serta program pendampingan bagi petani agar hasil panen terserap pasar.
Pemerintah juga menyiapkan bantuan peralatan dan infrastruktur untuk menjamin nilai jual panen dan kelancaran distribusi produk pertanian.
Di Merauke, penerapan teknologi pertanian modern seperti traktor dan drone meningkatkan produktivitas gabah dari sekitar 3 ton per hektare menjadi antara 4 hingga 7 ton per hektare.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




