Presiden Prabowo Subianto Anggarkan Renovasi 10.300 Rumah Rakyat Miskin di Jakarta
- account_circle khasanah
- calendar_month Selasa, 7 Jul 2026 06:00 WIB
- visibility 112
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pemerintah Anggarkan Renovasi 10.300 Rumah Miskin Jakarta
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Program renovasi rumah yang digagas pemerintah pusat kini memasuki fase perluasan signifikan di ibu kota.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Marurarar Sirait, menyampaikan bahwa fokus pada renovasi rumah meningkat drastis dibanding tahun sebelumnya.
Menurutnya, alokasi untuk renovasi rumah di Jakarta meningkat dari angka puluhan menjadi ribuan untuk tahun ini.
Marurarar merinci bahwa pada 2025 jumlah hunian yang direnovasi hanya berkisar antara 160-170 unit di tingkat lokal.
Sementara untuk 2026, Presiden Prabowo Subianto telah menganggarkan renovasi sebesar 10.300 rumah rakyat miskin di wilayah Jakarta termasuk Kepulauan Seribu.
Di hadapan awak media di Kantor OJK, Jakarta, pada Senin, 6 Juli 2026, Menteri menyatakan bahwa lonjakan ini mencerminkan perubahan skala program.
Ia menegaskan bahwa peningkatan tersebut bukan sekadar penjumlahan kecil melainkan lompatan program, bukan lagi “deret tambah” melainkan lebih mirip “deret kali”.
Secara nasional, Marurarar menyebut capaian tahun lalu sekitar 45 ribu rumah yang dibedah oleh timnya.
Untuk tahun ini pemerintah menargetkan jumlah yang jauh lebih besar dengan sasaran mencapai 400 ribu unit secara nasional.
Menteri menjelaskan bahwa percepatan ini bagian dari upaya terpadu untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat kurang mampu dan mempercepat program perumahan.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




