Breaking News
Trending Tags

Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i Dorong Program Terencana Lindungi Kesehatan

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026 10:29 WIB
  • visibility 144
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Romo Syafi’i menyatakan bahwa peran penyuluh dapat dioptimalkan untuk deteksi dini di akar rumput dan intervensi preventif.

Kementerian diharapkan menyusun modul pembelajaran dan pedoman operasional guna memperkuat kompetensi penyuluh agama.

Pilar ketiga menitikberatkan pada pembinaan keluarga sakinah melalui layanan berkelanjutan di KUA.

Program pembinaan ini dirancang dengan kegiatan rutin yang mendukung pembentukan ekosistem rumah tangga harmonis dan religius.

KUA juga didorong menyediakan layanan konsultasi psikologi dan bimbingan spiritual bagi remaja yang mengalami krisis identitas atau orientasi.

Penyediaan layanan tersebut dianggap penting untuk intervensi awal dan rujukan ke layanan profesional bila diperlukan.

Pilar keempat menuntut penguatan kurikulum di madrasah, pesantren, dan perguruan tinggi keagamaan (PTK).

Romo Syafi’i menekankan internalisasi nilai yang memadukan materi fikih, akhlak, dan moderasi beragama dalam setiap tingkatan pendidikan.

Perubahan kurikulum diarahkan agar siswa, santri, dan mahasiswa mendapatkan pemahaman proporsional tentang kesehatan reproduksi.

Sambungnya, pembelajaran juga harus menegaskan batasan pergaulan gender dalam koridor hukum agama tanpa mengabaikan aspek kesehatan publik.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less