Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i Dorong Program Terencana Lindungi Kesehatan
- account_circle khasanah
- calendar_month Selasa, 7 Jul 2026 10:29 WIB
- visibility 145
- comment 0 komentar
- print Cetak

Lindungi Kesehatan Masyarakat Melalui Program Kerja Strategis
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pemerintah diharapkan menyusun pedoman pengajaran yang jelas serta pelatihan bagi tenaga pendidik di lembaga-lembaga keagamaan.
Pilar kelima merekomendasikan produksi khutbah dan dakwah digital yang edukatif, persuasif, dan mudah diakses oleh generasi muda.
Konten dakwah modern perlu dikemas kreatif dan inklusif agar pesan pencegahan dapat menjangkau audiens luas di platform media sosial.
Romo Syafi’i mengingatkan pentingnya sinergi antara penyuluh, tokoh agama, dan pembuat konten untuk menguatkan narasi keagamaan yang moderat.
Produk dakwah digital yang terukur diharapkan menjadi counter-narrative terhadap arus informasi yang berpotensi mereduksi nilai-nilai keluarga.
Kementerian juga diminta membangun mekanisme monitoring efektivitas program melalui indikator kuantitatif dan kualitatif.
Indikator tersebut mencakup jangkauan pelatihan, jumlah konsultasi keluarga, dan penurunan kasus konflik nilai yang tercatat di wilayah kerja KUA.
Romo Syafi’i menyoroti pentingnya data sebagai basis evaluasi supaya kebijakan dapat disesuaikan dengan kebutuhan lapangan.
Selain itu, kerja sama lintas sektor dinilai esensial untuk penanganan yang holistik, termasuk kolaborasi dengan dinas kesehatan dan lembaga pendidikan.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




