Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera: Kasus korupsi tunjukkan masalah belum tuntas
- account_circle khasanah
- calendar_month Selasa, 7 Jul 2026 21:53 WIB
- visibility 88
- comment 0 komentar
- print Cetak

OTT Dua Bupati Bukti Korupsi Belum Tuntas Di Indonesia
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera menyebut rangkaian kasus korupsi terkini sebagai musibah dan menekankan perlunya peningkatan transparansi pemerintahan sebagai respons utama.
Dalam cuitan di akun X-nya pada Selasa, 7 Juli 2026, Mardani meminta evaluasi menyeluruh terhadap faktor penyebab korupsi.
Ia menegaskan bahwa transparansi pemerintahan harus menjadi fondasi pencegahan agar praktik suap dan penyalahgunaan wewenang bisa diminimalkan.
Mardani menyoroti dua akar utama yang belum tertangani, yakni keserakahan dan praktik high cost politics.
Menurut politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, kedua faktor tersebut memperbesar peluang korupsi terjadi di berbagai tingkatan birokrasi.
Untuk menutup celah penyalahgunaan, ia mengusulkan agar seluruh proses bisnis pemerintahan dipetakan secara rinci.
Petakan proses, umumkan ke publik, kata Mardani, sehingga alur penganggaran dan pelaksanaannya dapat diawasi masyarakat.
Ia menyoroti praktik korupsi di daerah yang kerap berupa fee proyek, fee promosi, mutasi jabatan, serta keterlibatan anggota keluarga pejabat.
Fenomena tersebut, menurutnya, berlangsung di ruang tertutup sehingga lebih sulit terdeteksi oleh mekanisme pengawasan biasa.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




