Paulus Wisnu Yudoprakoso, Dosen Atma Jaya, menilai revisi UU Hak Cipta rugikan UMKM
- account_circle khasanah
- calendar_month Rabu, 8 Jul 2026 04:03 WIB
- visibility 135
- comment 0 komentar
- print Cetak

Revisi UU Hak Cipta Dinilai Rugikan UMKM Di Indonesia
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Mekanisme deteksi pelanggaran hak cipta yang berat rawan menciptakan ketidakpastian operasional dan mendorong tindakan pemblokiran berlebih oleh platform, ungkapnya.
Akibatnya, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah serta kreator lokal yang selama ini memasarkan produk dan karya melalui platform berisiko kehilangan akses pasar dan sumber pendapatan.
Paulus menekankan perlunya evaluasi mendalam dan dialog terbuka antar-pihak untuk merumuskan kebijakan yang melindungi hak cipta tanpa mengekang ekosistem kreatif digital.
“Kita akan tertinggal dalam mencetak talenta digital kreatif yang kompetitif di kancah global,” tutup Paulus Wisnu Yudoprakoso, Dosen Universitas Atma Jaya.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




