Breaking News
Trending Tags

Buni Yani Nilai Kekuatan Mantan Presiden Jokowi Bersandar pada Uang, Bukan Ideologi

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026 11:10 WIB
  • visibility 47
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Presiden Joko Widodo melakukan safari politik yang intensif ke sejumlah daerah termasuk Lampung, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Jawa Barat, sebagai respons atas undangan dari masyarakat dan untuk bertemu kader partai.

Menurut pengamat media dan politik Buni Yani, kekuatan finansial memegang peranan penting dalam manuver politik saat ini.

Buni Yani menegaskan, “Kekuatan Jokowi pada uang,” sebagai inti penilaiannya tentang dinamika dukungan yang mengelilingi sang presiden.

Pengamat itu mengingatkan bahwa ketergantungan pada sumber dana yang besar membuat stabilitas dukungan rentan terhadap fluktuasi keuangan.

Ia menuturkan bahwa bila aliran dana merosot, basis dukungan yang muncul lebih karena insentif ekonomi dapat cepat runtuh.

Dalam pernyataannya yang dikeluarkan pada Rabu, 8 Juli 2026, Buni Yani juga menyoroti lemahnya pijakan ideologis di balik beberapa dukungan tersebut.

Di samping agenda kunjungan keliling, Presiden juga tengah menghadapi persoalan hukum yang menuntut perhatian serius timnya.

Salah satu perkara yang mencuat adalah dugaan penggunaan ijazah palsu yang sudah berjalan selama dua tahun.

Sumber internal memberi sinyal bahwa penanganan isu hukum tersebut menelan biaya tidak sedikit dari pihak yang terkait.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less