Breaking News
Trending Tags

Didik Haryadi, Anggota Komisi XI DPR, menilai realisasi anggaran pendidikan 90,68% kurang

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026 11:49 WIB
  • visibility 44
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Fraksi PDI Perjuangan DPR menilai pemerintah belum memenuhi kewajiban alokasi anggaran yang telah ditetapkan, khususnya terkait anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN.

Menurut partai tersebut, realisasi untuk anggaran pendidikan tercatat hanya mencapai 90,68 persen sehingga terdapat kekurangan yang signifikan.

Didik Haryadi, Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, menyebutkan bahwa sekitar Rp67 triliun dari anggaran pendidikan tidak direalisasikan oleh pemerintah.

Fraksi meminta penjelasan rinci mengenai pos-pos yang berpengaruh terhadap penyimpangan ini, termasuk alokasi Dana Tunggal Sosial Nasional (DTSN) dan Saldo Anggaran Lebih (SAL).

Permintaan keterbukaan itu juga mencakup kebijakan terkait investasi permanen dan BUMN yang dianggap berdampak pada struktur anggaran negara.

Didik menekankan perlunya pemerintah memaparkan pertanggungjawaban atas seluruh pengelolaan kekayaan negara yang telah dipisahkan.

Menurutnya, laporan komprehensif diperlukan untuk memastikan aset negara dikelola demi kesejahteraan rakyat dan bukan untuk kepentingan lain.

Fraksi PDI Perjuangan menegaskan bahwa bukti pengelolaan tersebut harus menunjukkan pemenuhan amanat konstitusi, khususnya Pasal 33 UUD NRI 1945.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less