Gunhar, legislator PDIP, meminta BPH Migas tambah kuota Bio Solar subsidi untuk Sumsel
- account_circle khasanah
- calendar_month Kamis, 9 Jul 2026 16:52 WIB
- visibility 55
- comment 0 komentar
- print Cetak

BPH Migas Diminta Tambah Kuota BBM Subsidi Untuk Sumsel
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Desakan penambahan kuota BBM subsidi menguat setelah terjadinya antrean panjang di beberapa SPBU dan satu sopir truk dilaporkan meninggal saat menunggu giliran pengisian.
Kontroversi ini menempatkan tekanan baru pada kebijakan alokasi Bio Solar di Sumatera Selatan dan memicu permintaan agar pemerintah segera menambah kuota BBM subsidi.
Legislator PDIP Gunhar menyatakan bahwa persoalan antrean dan kelangkaan menunjukkan perlunya peninjauan alokasi BBM subsidi di wilayah dengan aktivitas tinggi.
Peristiwa tragis terjadi di SPBU Rejodadi, Sembawa, Kabupaten Banyuasin, saat seorang sopir truk meninggal dunia saat mengantri solar.
Data resmi Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel mencatat kuota Bio Solar untuk Sumsel tahun 2026 sebesar 629.509 kiloliter (KL).
Hingga 4 Juli 2026, realisasi penyaluran mencapai 315.603 KL dengan rata-rata konsumsi 2.430 KL per hari.
Berdasarkan angka tersebut, kuota diperkirakan akan habis pada 3 Desember 2026 jika kondisi penyaluran tidak berubah.
Namun jika jam operasional SPBU diperpanjang, proyeksi habisnya kuota bergeser lebih cepat, menjadi sekitar 10 November 2026.
Gunhar menyebutkan bahwa untuk menjaga pasokan aman hingga akhir tahun, Sumatera Selatan membutuhkan tambahan sekitar 437.400 KL Bio Solar.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.



