Breaking News
Trending Tags

Ketua DEMA UIN Syarif Hidayatullah Achmad Hafizh Minta Kritik Pemerintah Konstitusional

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026 20:02 WIB
  • visibility 42
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – DEMA UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai pengawal demokrasi yang aktif dan bertanggung jawab.

Ketua DEMA, Achmad Hafizh, menyatakan bahwa peran mahasiswa harus diwujudkan melalui saluran konstitusional dan cara-cara yang damai.

Hafizh menekankan bahwa peran mahasiswa idealnya didasarkan pada kritik objektif, data yang akurat, dan orientasi pada kepentingan publik.

Menurutnya, organisasi kemahasiswaan wajib menjaga independensi agar suara akademis tidak kehilangan kredibilitas.

Hafizh menambahkan bahwa kritik terhadap kebijakan publik sah dalam ranah demokrasi, tetapi harus berpegang pada hukum dan etika.

Ia menyoroti bahwa keberhasilan gerakan tidak diukur dari tekanan semata, melainkan dari kualitas gagasan dan argumentasi yang dibangun.

DEMA mendorong setiap aksi mahasiswa menjadi wadah edukasi politik yang memperkuat kualitas praktik demokrasi di Indonesia.

Hafizh memperingatkan potensi manipulasi publik jika aksi beralih menjadi tindakan anarkis yang mengaburkan substansi tuntutan.

Ia juga meminta mahasiswa untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi atau ajakan melanggar hukum.

Hafizh mengingatkan kembali bahwa kebebasan berpendapat adalah hak konstitusional yang datang dengan kewajiban menjaga ketertiban dan hak pihak lain, serta terus memperkuat peran mahasiswa dalam ruang publik.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less