Presiden Prabowo Subianto Menegaskan Pemimpin yang Membohongi Rakyat Berdosa
- account_circle khasanah
- calendar_month Kamis, 9 Jul 2026 21:19 WIB
- visibility 38
- comment 0 komentar
- print Cetak

Prabowo: Pemimpin Yang Membohongi Rakyat Berdosa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Presiden Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa klaim soal pencapaian swasembada pangan tidak boleh dibungkus dengan kebohongan karena hal itu merusak kepercayaan publik.
Dalam pidatonya saat peluncuran Program Mandatori Biodiesel B50, Prabowo menilai penyebaran informasi yang menyesatkan mengenai swasembada pangan merupakan tindakan yang berbahaya bagi negara.
Pernyataan itu disampaikan di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Kamis, 9 Juli 2026, ketika isu swasembada pangan kembali mengemuka dalam wacana publik.
Prabowo mengartikan kebohongan pejabat sebagai dosa dan bentuk pengkhianatan terhadap kepentingan negara.
Menurutnya, pemimpin yang tidak jujur kepada rakyat sama saja mengkhianati amanah yang diberikan kepadanya.
Ucapan tersebut disampaikan bersamaan dengan peluncuran kebijakan bahan bakar nabati yang diwajibkan melalui Program Mandatori Biodiesel B50.
Pelaksanaan program itu berlangsung di kawasan tol yang strategis dan dihadiri sejumlah pejabat serta unsur terkait.
Prabowo juga mengkritik sikap meremehkan isu-isu strategis oleh sebagian pihak yang menganggap enteng pencapaian nasional.
Ia menambahkan bahwa ketahanan nasional tidak hanya bergantung pada pangan tetapi juga energi dan air secara mandiri.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.



