Ketua Harian DPN IARMI Muhammad Arwani Deni Mendesak Perbaikan Tata Kelola Energi
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 10 Jul 2026 08:45 WIB
- visibility 137
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kebocoran Sektor Energi Jadi Sorotan, Pemerintah Didesak Perbaiki Tata Kelola
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Arie juga menunjuk kompleksitas struktur holding, subholding, dan anak perusahaan sebagai faktor yang memperlemah fungsi pengawasan.
Pengamat energi Ugan Gandar mengingatkan agar dialog ini tidak berhenti di antara elit politik dan pelaku bisnis saja.
Ugan mengusulkan keterlibatan masyarakat sipil, akademisi, dan kaum muda untuk membangun literasi dan pengawasan publik terhadap sektor energi.
Menurutnya, rendahnya pemahaman publik terhadap tata kelola energi dapat menyebabkan penilaian yang tidak utuh terhadap peran perusahaan negara seperti Pertamina.
Ugan juga menyoroti masalah disparitas harga dan penyalahgunaan subsidi sebagai aspek kebocoran yang harus ditangani.
Dalam perspektif geopolitik, Prof. Abdul Haris Fatgehipon menegaskan posisi energi sebagai instrumen strategis dalam persaingan global.
Prof. Fatgehipon memperingatkan bahwa negara yang tidak menguasai sumber dayanya akan rentan terhadap tekanan eksternal dan kebijakan unilateral.
Ia menyerukan arah kebijakan yang mengutamakan penguasaan sumber daya dan penguatan regulasi untuk memperkokoh kemandirian bangsa.
Kesepakatan praktis dari FGD adalah perlunya rekomendasi kebijakan yang konkret untuk memperbaiki tata kelola, meningkatkan pengawasan, serta memperkuat peran publik dalam mengawal sektor energi.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




