Presiden Prabowo Subianto Tekankan Perang Melawan Korupsi, Aparat Diminta Tak Bersaing
- account_circle khasanah
- calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026 14:34 WIB
- visibility 88
- comment 0 komentar
- print Cetak

Lembaga Hukum Diminta Fokus Pada Kewenangan Tanpa Rivalitas
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto menempatkan perang melawan korupsi sebagai prioritas utama pemerintahan.
Amir meminta seluruh aparatur negara menjadikan arahan itu sebagai pedoman kerja dalam setiap kebijakan dan tindakan institusional, agar tidak terjadi pergeseran fokus.
Dalam penjelasannya Amir menyatakan prinsip intelijen bahwa siapa pun yang paling diuntungkan dari konflik harus menjadi fokus analisis sehingga negara perlu memusatkan energi pada perang melawan korupsi, bukan pertikaian antarlembaga.
Ia menegaskan bahwa setiap dugaan tindak pidana harus diproses secara profesional berdasarkan alat bukti dan ketentuan hukum yang berlaku.
Menurut Amir, penanganan perkara tidak boleh dipengaruhi oleh identitas lembaga maupun pangkat individu yang diperiksa.
Contohnya jelas: jika ada oknum Polri yang diduga korupsi, proses hukum harus berjalan; begitu juga terhadap oknum Kejaksaan yang terlibat, atau oknum TNI yang melanggar ketentuan hukum.
Amir mengingatkan bahwa kelemahan dalam penegakan hukum akan mengikis kepercayaan publik dan membuka celah bagi pihak-pihak yang mencari keuntungan dari kekacauan institusional.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




