Ade Ginanjar Anggora, Anggota DPR Fraksi Golkar, minta hentikan politisasi kasus Bahlil
- account_circle khasanah
- calendar_month Rabu, 15 Jul 2026 08:32 WIB
- visibility 91
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ade Ginanjar Bela Bahlil, Hentikan Politisi Batu Bara
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Anggota DPR Fraksi Partai Golkar, Ade Ginanjar Anggora, menekankan penyelesaian sengketa pengadaan batu bara untuk PT PLN (Persero) harus berlandaskan fakta, data, dan upaya memperbaiki tata kelola energi nasional.
Pernyataan Ade muncul menanggapi permintaan pemeriksaan terhadap Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang disampaikan politisi PDI Perjuangan, Deddy Sitorus; ia menegaskan tata kelola energi nasional harus menjadi pedoman utama dalam proses klarifikasi dan penegakan hukum.
Ade memperingatkan agar persoalan pasokan batu bara tidak dipolitisasi sehingga mengaburkan bukti dan mekanisme hukum, dan ia kembali menekankan pentingnya tata kelola energi nasional dalam setiap langkah penyelesaian.
Ade menyatakan dukungan kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam upaya menjaga ketahanan pasokan energi nasional dan memperkuat pengawasan sektor pertambangan batu bara.
Langkah pengawasan itu, menurutnya, akan diarahkan pada mekanisme distribusi dan klausul kontrak pasokan.
Pemerintah, kata Ade, sedang melakukan pembenahan sistem untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas agar kebutuhan domestik terpenuhi secara berkelanjutan.
Upaya tersebut melibatkan audit dan pemutakhiran data perusahaan tambang.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




