Gus Salam Targetkan Dukungan 60% di Muktamar ke-35 NU Agustus 2026 untuk Wujudkan Rekonsiliasi
- account_circle khasanah
- calendar_month Minggu, 23 Agt 2026 09:06 WIB
- visibility 26
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gus Salam Menang 60% Suara di Muktamar NU 2023: Kemenangan yang Mengubah Lanskap Organisasi
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ia menilai bahwa anggota NU di daerah sangat menginginkan kepemimpinan yang bersatu. Menurutnya, gagasan rekonsiliasi adalah langkah untuk kembali ke khittah dan nilai-nilai dasar NU. Kedua, Gus Salam diakui sebagai representasi pesantren dan seorang pemimpin muda yang visioner.
Kontribusinya dituangkan dalam buku berjudul “Menjaga Langit Pesantren, Dari Tradisi Menuju Peradaban.” “Berita dan artikel yang saya tulis lebih diterima, serta visi transformasi NU melalui media menjadi perhatian,” ujarnya.
Dia berkomitmen untuk menjadikan PBNU yang ke depan lebih membumi dan berwibawa. Gus Salam menekankan pentingnya kedekatan dengan pesantren serta menguatkan kelembagaan NU.
Alasan ketiga adalah keyakinan untuk mendapatkan kepercayaan dari fungsionaris NU yang berakar dari perintah Guru-Kyai. “Saya bertekad untuk berjuang hingga tuntas di Muktamar ke-35 NU demi mewujudkan perintah Guru-Kyai saya, KH Nurul Huda Djazuli,” katanya.
Di tengah optimisme ini, Gus Salam berharap Muktamar ke-35 dapat berlangsung dengan baik. “Saya mengharapkan muktamar dapat berlangsung sejus dan teduh, mencerminkan kedaulatan NU yang independen,” ujarnya.
Himauannya agar peserta muktamar menghindari praktik money politics, intimidasi, manipulasi, dan intervensi dari pihak luar pun mencuat. “Mari kita jaga marwah Muktamar. Ini adalah rumah kita bersama. Biarkan warga NU yang mewakili peserta muktamar yang menentukan,” tandasnya.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




