Menteri Kehutanan Raja Antoni Imbau Penundaan Pembakaran Lahan di Tengah El Nino Kuat
- account_circle khasanah
- calendar_month Senin, 24 Agt 2026 23:35 WIB
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

El Nino Sangat Kuat: Larangan Bakar Lahan untuk Pembukaan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Dalam menghadapi meningkatnya ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), masyarakat diimbau untuk menunda praktik pembakaran lahan di tengah kondisi cuaca ekstrem.
Menteri Kehutanan, Raja Antoni, menjelaskan bahwa Indonesia saat ini tengah mengalami fenomena El Nino yang sangat kuat, yang meningkatkan risiko terjadinya kebakaran tersebut.
“Kami dari pemerintah, baik pusat maupun daerah, sangat menghargai kearifan lokal. Namun, situasinya saat ini tidak dalam kondisi yang baik. Ini bukan musim kemarau biasa; ini adalah El Nino yang sangat kuat,” ujarnya saat meninjau penanganan karhutla di Kalimantan Barat pada Senin, 24 Agustus 2026.
Raja Antoni meminta masyarakat untuk tidak membakar lahan sebagai metode pembukaan kebun pada saat ini. Kondisi El Nino yang sangat kuat, menurutnya, membuat potensi kebakaran dari api sekecil apa pun menjadi lebih besar.
“Kami mohon pengertian dari masyarakat untuk menahan diri dari pembakaran lahan demi membuka kebun-kebun,” imbuhnya.
Ia juga mengingatkan bahwa ancaman kebakaran tidak hanya berasal dari praktik pembakaran lahan. Puntung rokok dan obat nyamuk juga bisa menjadi sumber api yang sangat berbahaya dalam keadaan kering saat ini.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




