Kritik Rakyat Penting untuk Stabilitas Nasional, Kata Jejep Falahul Alam di Jakarta
- account_circle khasanah
- calendar_month Selasa, 25 Agt 2026 05:04 WIB
- visibility 20
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kritik Rakyat Jangan Dibungkam: Kepala Daerah Diminta Tanggap dan Responsif terhadap Aspirasi Warga
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Dia berpendapat bahwa masyarakat harus berperan aktif dalam proses pengawasan pembangunan agar tidak sekadar menjadi objek. “Pengawasan publik terhadap agenda pemerintah sangat penting,” jelasnya.
Jejep mengingatkan bahwa dukungan masyarakat penting, namun hak untuk mengawasi dan memberikan kritik pun harus dihormati. Keduanya harus berjalan beriringan demi tercapainya stabilitas.
Stabilitas yang diharapkan, menurut Jejep, tidak boleh lahir dari ketakutan, melainkan dari kemampuan masyarakat dalam mengelola perbedaan. Ia berharap bahwa situasi yang aman dan kondusif dapat memberi manfaat bagi masyarakat.
Dalam kondisi stabil, masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih tenang dan pelaku usaha memiliki lebih banyak kesempatan dalam mengembangkan bisnis. “Penting agar masyarakat merasakan manfaat dari keamanan dan demokrasi yang ada,” pungkasnya.
Pardi Supardi, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Majalengka, sejalan dengan pandangan Jejep. Ia menegaskan pentingnya masyarakat untuk aktif menjaga ruang publik dari informasi yang dapat memecah belah.
Ia juga menekankan perlunya sikap kritis terhadap informasi terutama di media sosial. “Hindari informasi yang belum terverifikasi dan berbagai narasi provokatif,” ujarnya.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




