Breaking News
Trending Tags

Mantan Warek UBK Teguh Santosa Sebut Pernyataan Budi Arie Sebagai Hasutan Politik

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026 14:29 WIB
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Pernyataan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, terkait dukungan kepada Joko Widodo menghadapi spekulasi pergantian presiden Prabowo Subianto sebelum 2029, telah menimbulkan reaksi keras dari berbagai kalangan politik dan akademisi.

Dr. Teguh Santosa, yang pernah menjabat sebagai Wakil Rektor Universitas Bung Karno, menilai bahwa statemen tersebut adalah upaya hasutan yang dapat membahayakan stabilitas nasional.

Menurut Teguh, hasutan politik tersebut berpotensi menciptakan polarisasi di masyarakat dan mengancam tatanan yang tengah dibangun oleh pemerintah.

Hal ini ternyata juga menjadi perhatian dalam konteks wacana kepemimpinan. Teguh menekankan bahwa spekulasi mengenai penggantian presiden di tengah masa jabatan sangatlah tidak etis.

Ia juga meragukan motif di balik wacana tersebut dan mencurigai adanya agenda tersembunyi yang bisa merugikan stabilitas politik.

Teguh menegaskan bahwa Presiden Joko Widodo mungkin terlibat secara tidak langsung dalam narasi penggantian kepemimpinan demi kepentingan politik, khususnya terkait putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka.

Dirinya menyatakan bahwa jika Gibran mengambil alih kekuasaan, hal ini akan melanggar proses demokrasi yang sah.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less