Karhutla di Riau: Menteri Kehutanan Raja Antoni Serukan Kolaborasi untuk Atasi Dampak Sosial
- account_circle khasanah
- calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026 00:53 WIB
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

Karhutla: Pemadaman, Dampak Sosial, dan Solusi Efektif yang Harus Kita Atasi Bersama
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kerumutan, Hasanah.id – Kunjungan Menteri Kehutanan Raja Antoni ke wilayah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, berlangsung pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Dia didampingi oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Plt Gubernur Riau S.F. Hariyanto, serta Pangdam XIX/TT Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo.
Dalam kesempatan itu, Raja Antoni menekankan perlunya penanganan Karhutla secara menyeluruh.
Menurutnya, aspek pemadaman menjadi fokus utama, tetapi dampak sosial dan kesehatan masyarakat juga harus ditangani dengan serius.
“Penanganan Karhutla ini harus komprehensif. Proses pemadaman dilakukan oleh TNI-Polri, Manggala Agni, yang didukung oleh kementerian terkait serta badan penanggulangan bencana,” ucapnya.
Tidak hanya memadamkan api, upaya penanganan dampak sosial termasuk layanan kesehatan, terapi trauma untuk anak-anak, dan penyediaan oksigen bagi masyarakat yang terdampak.
“Ada klinik untuk memeriksa kesehatan warga dan juga kegiatan trauma healing bagi anak-anak. Kami juga menyediakan klinik khusus untuk memberikan oksigen,” tambah Raja Antoni.
Kolaborasi lintas instansi, lanjutnya, adalah kunci efektivitas penanganan Karhutla di Riau.
Dia memberikan apresiasi terhadap kerja sama pemerintah daerah bersama TNI-Polri, BPBD, BNPB, dan Manggala Agni Kementerian Kehutanan.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




