Hasto Kristiyanto Tegaskan Upaya Inkonstitusional Tidak Dapat Dibenarkan Dalam Demokrasi
- account_circle khasanah
- calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026 07:56 WIB
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

Hasto Tegaskan Upaya Inkonstitusional Tak Bisa Dibenarkan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Pernyataan Budi Arie Setiadi, Ketua Umum Projo, tentang kemungkinan percepatan pemilu 2029, mendapatkan reaksi dari Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto.
Hasto menyampaikan rasa keterkejutannya akan pernyataan tersebut. Ia menganggap hal itu mengejutkan karena disampaikan dalam forum yang tertutup, yang juga dihadiri oleh mantan Presiden Joko Widodo. “Pernyataan itu membuat kami tercengang karena konteksnya yang langsung dihadiri oleh Jokowi. Skenario-skenario yang demikian adalah tindakan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip demokrasi,” tegas Hasto.
Ia menegaskan bahwa PDIP tetap berkomitmen pada jadwal pemilu yang sudah ditetapkan berlangsung pada 2029. Komitmen terhadap jadwal pemilu ini dianggapnya vital untuk menjaga kestabilan demokrasi di Indonesia. “PDI Perjuangan berpegang pada pemilu 2029 demi menjaga kesehatan sistem demokrasi kita,” tambah Hasto.
Hasto menyarankan pihak-pihak yang merasa tidak puas dengan pemerintah atau situasi politik untuk menyampaikan kritik melalui saluran yang sesuai. “Jika ada ketidakpuasan, silakan sampaikan kritik secara demokratis. Kami mendorong presiden, pemerintah, dan lembaga tinggi untuk mendengar aspirasi rakyat,” ujarnya.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




