Gus Hans Desak AHWA Pilih Ketua Umum PBNU Secara Independen dan Bebas Intervensi
- account_circle khasanah
- calendar_month Minggu, 30 Agt 2026 13:01 WIB
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gus Hans Desak AHWA Pilih Ketum PBNU Tanpa Intervensi: Dinamika dan Harapan Organisasi Islam Terdepan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Keputusan AHWA harus diambil tanpa terpengaruh masalah yang lalu,” tegas Gus Hans. Ia menambahkan bahwa semua kandidat masih memiliki peluang, dan belum ada yang bisa dianggap sebagai calon kuat dalam proses ini.
“Semua masih terbuka. Kita belum dapat menyimpulkan siapa yang paling kuat. Ini tergantung pada komunikasi terakhir dengan kiai di AHWA,” jelasnya.
Meski mekanisme baru diimplementasikan, ia menyoroti potensi praktik politik uang atau intimidasi yang mungkin saja terjadi. “Ini masih sebatas dugaan. Kecurigaan bisa saja terjadi selama proses pemilihan,” ungkapnya.
Gus Hans menambahkan bahwa perubahan sistem mungkin merupakan hasil dari pengaruh pihak-pihak tertentu yang merasa memiliki peluang menang. “Bisa jadi perubahan ini adalah bentuk dari pengondisian oleh pihak-pihak yang menganggap dirinya memiliki potensi untuk memenangkan sistem baru ini,” katanya.
Walaupun begitu, ia lebih memilih untuk menyebut perubahan ini sebagai pengondisian daripada manipulasi. “Saya tidak ingin mengatakan ini adalah manipulasi, melainkan lebih sebagai hasil dari pengondisian yang ada,” tutup Gus Hans.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




