Home Berita Saresehan Budaya Tatar Sunda Digelar, GNN Dorong Pemkab Sumedang Dalami Konsep Patanjala

Saresehan Budaya Tatar Sunda Digelar, GNN Dorong Pemkab Sumedang Dalami Konsep Patanjala

Share
Saresehan Budaya Tatar Sunda Digelar, GNN Dorong Pemkab Sumedang Dalami Konsep Patanjala.
Ketua Umum Gelap Nyawang Nusantara (GNN) Asep Riyadi saat menghadiri Saresehan Budaya Tatar Sunda di Gedung Negara Sumedang.
Share

Ia menambahkan, dalam sejarah disebutkan peradaban Sumedang masa silam dan saat ini ada di sepandan sungai atau bentang wilayah Cipeles dan Cilutung.

“Dalam kajian kami, sebenarnya masalah yang menjadi PR Sumedang dalam hal kebijakan tataruang yang sudah rusak secara masif di sekitar bentangan wilayah sungai Cipeles dan Cilutung. Semoga kedepannya di buat saresehan yang lebih pokus kepada mitigasi resiko yang nyata terjadi dan jadi masalah utama di Sumedang, yaitu dari aspek wilayah satuan DAS Cimanuk, Cipeles Cilutung dan Cipunagara secara utuh, agar alam lingkungan atau lemah caina, bisa dikendalikan meski dalam kondisi tergerus oleh segala bentuk pengrusakan dan penyimpangan tataruang dan polaruangnya,” jelas Asep Riyadi.

Pihaknya selalu mendukung apapun yang menuju kearah perbaikan dan kebaikan Sumedang secara utuh menyeluruh.

Dalam diskusi acara tersebut, Ia mencoba memaknai warisan luhur yang luhung atas filosopi Patanjala dalam kehidupan masyarakat yang berbudaya sunda dan masyarakat Sumedang secara umum saat ini, atas pelestarian budaya berbasis metodologi Patanjala agar bisa diimplementasikan dalam kehidupan sekarang, yaitu bagaimana, menyelaraskan kehidupan bermasyarakat dengan kearifan lokal (berbudaya sunda Patanjala), dimana sungai adalah urat nadinya kehidupan, manakala sungainya rusak akibat dari kehidupan masyarakatnya yang semerawut tanpa mengikuti konsep Patanjala secara utuh.

Share
diskominfo kota sukabumi