Breaking News
Trending Tags

Serangan Siber Berbasis AI 2026: Ancaman Kecepatan Mesin

  • account_circle Azhar Ilyas
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • visibility 53
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hasanah.id – Serangan siber diprediksi akan mengalami evolusi besar pada tahun 2026 dengan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang membuat laju peretasan bergerak jauh lebih cepat daripada kemampuan manusia untuk meresponsnya.

Fenomena serangan siber ini menciptakan tantangan baru bagi para praktisi keamanan IT, di mana otomatisasi kini memungkinkan pelaku kejahatan digital untuk memperpendek seluruh siklus serangan—mulai dari pemindaian celah keamanan hingga eksploitasi data—hanya dalam hitungan menit. Jika sebelumnya proses ini membutuhkan waktu berhari-hari dengan campur tangan manusia, kini mesin dapat melakukannya secara simultan tanpa henti.

Apa Itu Serangan Siber di Era Kecerdasan Buatan?

Secara fundamental, serangan siber adalah upaya ilegal yang dilakukan oleh individu atau kelompok untuk merusak, mencuri data, atau melumpuhkan sistem komputer dan jaringan melalui ruang digital. Namun, di tahun 2026, definisi ini berkembang menjadi lebih kompleks karena keterlibatan AI.

Peretas tidak lagi bekerja secara manual; mereka menggunakan algoritma pembelajaran mesin untuk mengidentifikasi kelemahan sistem secara otomatis.

  • Penulis: Azhar Ilyas
expand_less