Breaking News
Trending Tags
Beranda » Berita » Timothy Anugerah Saputra Ditemukan Tewas di Kampus Unud, Diduga Alami Tekanan Akibat Perundungan

Timothy Anugerah Saputra Ditemukan Tewas di Kampus Unud, Diduga Alami Tekanan Akibat Perundungan

  • account_circle Hasanah 014
  • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
  • visibility 61
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HASANAH.ID – Suasana duka menyelimuti Universitas Udayana (Unud) Bali setelah seorang mahasiswa ditemukan meninggal dunia di lingkungan kampus. Mahasiswa bernama Timothy Anugerah Saputra (22), tercatat sebagai mahasiswa semester VII Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), diduga mengakhiri hidupnya dengan melompat dari lantai empat Gedung FISIP pada Rabu (15/10/2025) pukul 09.00 WITA.

Peristiwa tragis itu sontak menyebar luas di media sosial dan menimbulkan gelombang simpati serta kemarahan publik. Berdasarkan dugaan awal, Timothy mengalami tekanan psikologis berat yang diduga disebabkan oleh perundungan yang dilakukan oleh rekan-rekan sesama mahasiswa.

Beredarnya tangkapan layar percakapan grup WhatsApp memperlihatkan bagaimana korban sering dijadikan bahan ejekan oleh teman-temannya. Ironisnya, setelah kabar meninggalnya Timothy tersebar, sebagian mahasiswa justru diduga melecehkan peristiwa tersebut melalui unggahan di media sosial. Tindakan ini pun memancing kecaman keras dari masyarakat.

Dalam unggahan akun Instagram @folkshiff, disebutkan bahwa seorang petugas kebersihan di kampus pernah menyaksikan korban melakukan tindakan menyakiti diri sendiri ketika frustrasi.

“Seorang petugas kebersihan menyebut, Timothy kerap menyakiti diri sendiri dan membenturkan kepala ke tembok saat frustrasi,” tulis akun IG @folkshiff dikutip Sabtu (18/10/2025).

Pesan yang beredar di kalangan mahasiswa juga menyebutkan bahwa korban telah lama mengalami gangguan mental dan menjadi sasaran olokan. Sementara itu, enam mahasiswa yang diduga terlibat dalam perundungan tersebut disebut hanya dijatuhi sanksi akademik berupa nilai D pada seluruh mata kuliah semester ini.

Pihak Universitas Udayana menyampaikan rasa belasungkawa mendalam atas meninggalnya mahasiswa tersebut. Dalam pernyataan resmi yang disampaikan melalui akun Instagram universitas.

“Rektor & Civitas Akademika Universitas Udayana mengucapkan turut berduka cita atas berpulangnya Timothy Anugerah Saputra, Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tulis pernyataan resmi kampus @univ.udayana dikutip Sabtu (18/10/2025).

Sebagai tindak lanjut atas kejadian tersebut, pihak universitas menjatuhkan sanksi akademik kepada enam mahasiswa yang dinilai terlibat dalam tindakan tidak pantas terhadap korban. Mereka direkomendasikan untuk tidak dinyatakan lulus dalam seluruh mata kuliah yang diambil pada semester ini.

Pihak kampus memastikan bahwa kasus tersebut kini sedang dalam tahap pendalaman oleh tim internal dan otoritas pendidikan, dengan mengacu pada Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi.

  • Penulis: Hasanah 014
expand_less