Dalam bimtek tersebut, para peserta memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai peran, kewenangan, serta tanggung jawab anggota legislatif di setiap tingkatan pemerintahan. Tuti menilai, penguatan pemahaman ini penting agar anggota dewan tidak sekadar hadir secara formal, tetapi mampu berperan aktif sebagai motor perubahan di tengah masyarakat.
Ia juga menekankan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat koordinasi dan sinergi antarlegislatif, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, guna menyelaraskan arah kebijakan publik dengan visi pembangunan daerah.
“Dengan komitmen dan semangat yang sama, kerja-kerja legislatif akan lebih terukur, transparan, dan berdampak langsung bagi masyarakat Jawa Barat,” tambahnya.
Berbekal materi bimtek, Tuti menyatakan kesiapannya untuk semakin memaksimalkan peran sebagai wakil rakyat di daerah pemilihannya, khususnya dalam pengawasan program-program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, bimtek juga membahas penguatan peran Fraksi PDI Perjuangan dalam mengawal kebijakan publik agar tetap sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan daerah.











