Breaking News
Trending Tags
Beranda » Berita » Uji Coba Makan Bergizi Gratis di Gunungkidul: Potensi Laut Selatan Jadi Solusi Gizi Anak

Uji Coba Makan Bergizi Gratis di Gunungkidul: Potensi Laut Selatan Jadi Solusi Gizi Anak

  • account_circle Bobby Suryo
  • calendar_month Rabu, 18 Des 2024
  • visibility 42
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hasanah.id – Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) berkolaborasi dengan Fakultas Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan program uji coba makan bergizi gratis di SD Negeri Nglindur, Gunungkidul, pada Kamis (12/12/2024). Inisiatif ini menandai langkah awal menuju implementasi program nasional makan bergizi gratis yang direncanakan berjalan pada tahun 2025.

Ketua DPD HNSI DIY, KPH Wironegoro, menekankan bahwa program ini mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak. Potensi perikanan di kawasan selatan Gunungkidul, menurutnya, bisa menjadi solusi berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan protein berkualitas tinggi.

“Menu kali ini kami olah dari hasil laut selatan, seperti ikan cakalang yang kaya akan protein. Potensi laut kita besar, dan sudah seharusnya dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan dan kecerdasan anak-anak,” ujar KPH Wironegoro.

Menu bergizi yang disajikan mencakup nasi putih, ikan cakalang sarden, tahu goreng, soun goreng, capcay sayur, sambal, dan pisang mas. Pemilihan menu ini melalui pengkajian mendalam oleh Fakultas Vokasi UNY untuk memastikan keseimbangan gizi yang sesuai dengan kebutuhan anak usia sekolah.

Bupati terpilih Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan dukungannya terhadap keberlanjutan program. Ia menekankan bahwa program ini tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga memberdayakan berbagai elemen lokal.

“Program ini membuka peluang bagi nelayan, petani, dan pelaku UMKM untuk terlibat aktif sebagai penyedia bahan baku. Ini adalah upaya kolaboratif yang bisa memperkuat perekonomian lokal sekaligus meningkatkan kualitas hidup generasi mendatang,” ungkap Endah.

  • Penulis: Bobby Suryo
expand_less