Harold Shipman, Dokter Maut yang Mengkhianati Sumpah Medis
- account_circle Isabelia
- calendar_month Senin, 26 Jan 2026 17:35 WIB
- visibility 1.502
- comment 0 komentar
- print Cetak

Harold Shipman, dokter Inggris yang dikenal sebagai Dr.Death dalam kasus pembunuhan berantai.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Awal Terbukanya Kejahatan
Kasus ini mulai terbongkar setelah kematian Kathleen Grundy, seorang perempuan lansia yang meninggal secara mendadak. Kecurigaan muncul akibat perubahan tidak wajar dalam surat wasiatnya. Keluarga korban menolak menerima penjelasan resmi dan mendesak penyelidikan lebih lanjut.
Hasil ekshumasi jenazah mengungkap kandungan obat dalam dosis mematikan. Temuan ini menjadi pintu masuk bagi aparat untuk menelusuri kematian-kematian lain yang sebelumnya dianggap wajar.
Vonis Penjara Seumur Hidup
Pada tahun 2000, Harold Shipman dinyatakan bersalah atas pembunuhan 15 pasien, meski jumlah korban diyakini jauh lebih besar. Ia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat—hukuman terberat dalam sistem hukum Inggris.
Kasus ini mendorong reformasi besar dalam dunia medis, termasuk pengawasan dokter, prosedur penerbitan surat kematian, serta kontrol penggunaan obat-obatan berbahaya.
Akhir Tragis Sang “Deadly Doctor”
Pada Januari 2004, Shipman ditemukan tewas gantung diri di dalam sel penjara, hanya sehari sebelum ulang tahunnya. Ia meninggal tanpa pernah sepenuhnya mengungkap motif maupun jumlah pasti korban yang telah direnggut nyawanya.
- Penulis: Isabelia
- Sumber: Hasanah.id




