“Jadi, kita di DPRD ini fungsi nya ada tiga yaitu membuat regulasi perda khususnya, kemudian anggaran dan kebijakan anggaran nya, dan melakukan pengawasan. Tiga fungsi ini tidak mungkin kalau hanya saya sendiri yang membuat kebijakan tanpa ada ibu-ibu yang menjalankan nya”. Tambahnya.
Politisi PDI Perjuangan asal Dapil XI Jabar Kabupaten Sumedang, Majalengka dan Subang ini mengajak pra kaum perempuan Jawa Barat untuk bersatu, menjaga komitmen menyuarakan aspirasinya demi kepentingan kaum perempuan.
“Sehingga kalau perempuan-perempuan jawa barat ingin maju dan berhasil semua itu harus dengan mempunyai komitmen dan kemauan secara bersama-sama karena tidak mungkin untuk mencapai keberhasilan dilakukan hanya seorang diri,” tegasnya.
Ineu menuturkan, melalui pelatihan vokasional ini, kaum perempuan di Jawa Barat ini akan dibekali keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk suatu jenis pekerjaan atau kegiatan, sehingga dirinya dapat mempertahankan bahkan mampu meningkatkan kedudukannya.