Breaking News
Trending Tags
Beranda » Berita » Weni Dwi Aprianti: Tradisi Papajar Dongkrak Pariwisata Dan Perekonomian Kabupaten Cianjur

Weni Dwi Aprianti: Tradisi Papajar Dongkrak Pariwisata Dan Perekonomian Kabupaten Cianjur

  • account_circle Unggung Rispurwo
  • calendar_month Selasa, 5 Apr 2022
  • visibility 110
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ADHIKARYA PARLEMEN

HASANAH.ID – Tradisi Papajar atau makan-makan menyambut datangnya bulan puasa bagi warga di Cianjur, Jawa Barat, menjadi tolok ukur upaya pemulihan ekonomi yang terpuruk selama pandemi Covid-19, karena tahun ini pemerintah telah melonggarkan berbagai larangan berwisata dan mudik lebaran.

Sebagai anggota wakil rakyat asal daerah pemilihan Jabar IV Kabupaten Cianjur, Weni Dwi Aprianti, S.Ab., berpendapat jika tradisi papajar dalam menyambut datangnya bulan puasa sudah bisa kembali dilakukan artinya angka penularan Covid-19 sudah rendah.

“Patut disyukuri, kegiatan papajar yang dilakukan masyarakat Cianjur sudah kembali bisa dilakukan setelah dua tahun ini pemerintah melarangnya. Dengan demikian peningkatan perekonomian sudah bisa bergerak khususnya di tempat-tempat wisata baik di gunung, air terjun atau pantai,” ujar Weni, legislator asal PDI Perjuangan ini, saat dikonfirmasi.

Menurut perempuan asal Cianjur ini, setiap menyambut datangnya bulan puasa warga banyak melaksanakan tradisi papajar yaitu dengan mendatangi tempat wisata alam mulai dari nuansa pegunungan, pantai hingga objek wisata baru buatan yang dikelola karang taruna atau pihak desa, sebagai bentuk rasa syukur seiring rendahnya angka penularan Covid-19.

“Tradisi papajar tahun ini, angka kunjungan mengalami peningkatan yang cukup tinggi, setelah dua tahun tradisi menyambut datangnya bulan suci tidak dapat dilakukan karena pembatasan dari pemerintah, banyak kita melihat warga antusias sekali berkunjung ke tempat wisata bersama keluarga atau teman-temannya,” imbuhnya.

Weni menilai dengan diberlakukannya papajar tahun ini, angka kunjungan wisatawan yang didominasi warga lokal ke tempat wisata di Cianjur, meningkat seminggu sebelum masuknya bulan puasa, sehingga perputaran uang di masing-masing tempat wisata per hari mencapai puluhan juta Rupiah.

  • Penulis: Unggung Rispurwo
expand_less