“Kebersihan lingkungan yang kita lakukan hari ini bukan hanya memberikan dampak positif secara langsung bagi kesehatan dan kenyamanan, tetapi juga merupakan bentuk investasi jangka panjang bagi generasi yang akan datang,”tuturnya.
Selain itu, pada kesempatan ini, kita juga akan melaksanakan pendataan sarana dan prasarana di setiap RW. Tujuan dari pendataan ini adalah agar kita dapat mengetahui secara pasti kebutuhan sarana prasarana, seperti jalan, saluran air, tempat sampah, PJU, PJL, PJG dan fasilitas lainnya, yang masih memerlukan perhatian atau perbaikan.
“Dengan data yang akurat, kita bisa merancang perencanaan yang tepat dan mengusulkan anggaran yang sesuai untuk pembangunan serta pemeliharaan fasilitas umum,”paparnya.
Untuk diketahui, Atep mengungkapkan bahwa Kota Cimahi sedang menghadapi Masalah Persampahan atau sedang Darurat Sampah. Sudah menjadi keputusan Pemerintah Provinsi Jawa Barat bahwa akan ada pengurangan volume pembuangan sampah dari Bandung Raya ke TPA Sarimukti karena sudah melebihi kapasitas atau over capacity.