3 Fakta Menarik Tentang Isra Mi’raj, yang Wajib Diketahui
- account_circle Hasanah 015
- calendar_month Senin, 27 Jan 2025
- visibility 61
- comment 0 komentar
- print Cetak

ilustrasi masjid (sumber freepik)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID – Dalam Isra Mi’raj terdapat fakta menarik yang wajib diketahui oleh umat Islam. Peristiwa Isra Mi’raj merupakan perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW, dari Masjidil Haram (Makkah) hingga Masjidil Al-Aqsha (Yerusalem, Palestina) dan berlanjut ke langit sampai Sidratul Muntaha.
Perjalanan Isra Mi’raj, terjadi pada malam 27 Rajab tahun ke-12 kenabian Nabi Muhammad SAW. Saat Isra Mi’raj, Rasulullah yang ditemani Malaikat Jibril bertemu dengan para Nabi terdahulu di setiap lapisan langit dilewati. Hingga di langit ke tujuh, Nabi Muhammad SAW bertemu dengan Allah SWT untuk menerima perintah mendirikan salat sebanyak lima waktu dalam sehari.
Lantas apa saja fakta menarik tentang Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW? Dalam artikel kali ini, redaksi Hasanah.id akan meberikan informasi tersebut. Simak sampai habis!
Buraq, Sebagai Kendaraan Isra Mi’raj
Saat melakukan Isra Mi’raj, Rasulullah menempuh perjalanan dengan Buraq, sebagai kendaraan. Dari Anas bin Malik dalam Riwayat Ahmad, rupa Buraq seperti binatang putih lebih besar dari keledai. Tetapi lebih kecil dari baghal.
Baca Juga: 3 Tradisi Isra Mi’raj di Berbagai Negara, Kanada Paling Unik
Langkah kakinya secepat kilat, sehingga perjalanan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dapat ditempuh dalam waktu kurang dari satu malam.
Memilih Minum Susu
Saat Malaikat Jibril membawa Rasulullah ke Masjdiil Aqsa dan melakukan salat, Nabi Muhammad diberi tiga gelas yang berisi minuman berbeda. Adapun ketiga gelas tersebut antara lain khamr, madu dan terakhir susu. Minuman yang dipilih Nabi Muhammad SAW adalah susu.
Baca Juga: Iis Turniasih Ajak Umat Muslim Maknai Peristiwa Isra Mi’raj Menuju Perbaikan Keimanan dan Ketaqwaan
Menurut Al-Bhuty, itu menandakan bahwa Islam merupakan agama fitrah. Maksudnya, akidah serta hukum Islam sesuai dengan fitrah manusia. Tidak ada satu pun, dari agama Islam yang bersebrangan dengan tabiat manusia itu sendiri.
Abu Bakar, sahabat Nabi Muhammad mendapat gelar Ash-Shiddiq
Setelah peristiwa Isra Mi’raj, Nabi Muhammad SAW memberikan kabar kepada masyarakat kota Makkah. Namun sayangnya, kebanyakan masyarakat kota Makkah saat itu tidak percaya, mengingkari bahkan mengejek Nabi Muhammad SAW.
Saat itu sahabat Nabi, Abu Bakar datang dan membenarkan apa yang terjadi saat peristiwa Isra Mi’raj. Setelahnya Abu Bakar mendapat gelar Ash-Shiddiq yang memiliki arti orang jujur atau selalu membenarkan.
Itulah 3 fakta menarik tentang Isra Mi’raj yang wajib diketahui umat Islam, untuk memperingatinya Anda bisa melakukan amalan-amalan sunnah seperti puasa, zikir dan bersholawat Nabi. ***
- Penulis: Hasanah 015
