DPRD Jabar Terapkan ‘Jemput Bola’ Untuk Cegah Maldistribusi Tenaga Kesehatan
- account_circle khasanah
- calendar_month Rabu, 17 Jul 2019
- visibility 207
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Masih banyaknya temuan akan maldistribusi tenaga kesehatan maupun layanan kesehatan di Jawa Barat, sangat disayangkan Ketua Pansus IV DPRD Jawa Barat, Daddy Rohanady
Tercatat, angka maldistribusi tenaga kesehatan dalam hal ini dokter di Jawa Barat mencapai 57,4 persen dan untuk dokter gigi mencapai 82 persen.
“Jangan sampai banyak dokter, tetapi di beberapa daerah kita tidak punya dokter,” demikian dikatakan Daddy Rohanady, Rabu (17/7)
Parahnya lagi, hal tersebut berdampak pada tingginya angka kematian kematian ibu dan anak. Oleh karena itu pihaknya dalam pertemuan kunjungan kerja Pansus IV DPRD Jabar ke Kantor Kementerian Kesehatan RI, Senin kemarin (15/7) mencoba untuk mereduksi masalah tersebut.
“Ini yang akan coba kita reduksi lewat pertemuan ini, bisa menjadi masukan Raperda. Intinya kita ingin memberikan layanan yang prima,” katanya.
Daddy menuturkan pihaknya ingin menjangkau mereka-mereka yang selama ini tidak terjangkau.
“Ingin melayani mereka yang tidak terlayani selama ini” ucapna.
Terkait adanya beberapa rencana inisasi dalam pelayanan kesehatan, Daddy menyebut hal tersebut akan segera Ia bahas secara mendalam. Salah satu rencana inisiasi tersebut adalah, pelayanan kesehatan ‘jemput bola’.
- Penulis: khasanah



