Ijah Hartini Sebut Bulan Puasa Sarana untuk Tingkatkan Empati pada Sesama
- account_circle Bobby Suryo
- calendar_month Rabu, 13 Mar 2024
- visibility 41
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id – Anggota DPRD Jabar, Hj. Ijah Hartini mengungkapkan bahwa bulan puasa tak semata menahan diri dari makan dan minum.
“Bulan Ramadhan juga merupakan waktu untuk meningkatkan kesadaran sosial dan empati terhadap sesama. Di bulan yang penuh berkah ini, umat Islam didorong untuk memberikan sumbangan, menyantuni orang miskin, dan berbagi rezeki dengan yang membutuhkan,” ungkapnya.
Salah satu aspek penting dari bulan puasa adalah ibadah yang dilakukan selama periode ini. Selain menjalankan puasa, umat Islam juga menunaikan salat secara lebih rutin, membaca Al-Qur’an dengan lebih tekun, dan melakukan berbagai amal kebajikan lainnya. Semua ini bertujuan untuk memperkuat ikatan spiritual dengan Tuhan dan memperbaiki hubungan dengan sesama.
Legislator PDI Perjuangan ini juga menyebut bahwa berbagi dengan sesama mengajarkan nilai-nilai kerelaan berkorban dan solidaritas, serta mengingatkan bahwa kebahagiaan sejati didapat dari berbagi dengan orang lain.
Selain itu, bulan puasa juga merupakan kesempatan untuk membersihkan jiwa dan meningkatkan disiplin diri.
“Dengan menahan diri dari hawa nafsu dan godaan dunia selama sepanjang hari, umat Islam diajarkan untuk mengendalikan diri dan menumbuhkan kekuatan batin. Proses ini memperkuat ketahanan mental dan spiritual, serta membantu menguatkan tekad untuk menghadapi cobaan dalam kehidupan sehari-hari,” lanjut Ijah.
Legislator dapil Pangandaran, Ciamis, Kuningan, dan Kota Banjar ini juga menyebut Bulan Ramadhan merupakan waktu untuk meningkatkan kebersamaan dan solidaritas umat Islam.
“Banyak kegiatan keagamaan dan sosial diadakan selama bulan ini, mulai dari berbuka puasa bersama, tarawih, hingga kegiatan amal. Semua ini menciptakan iklim yang memperkuat hubungan sosial dan kebersamaan dalam komunitas Muslim,” katanya.
- Penulis: Bobby Suryo
