Cimahi Memilih: Pengamat Politik Sebut Masyarakat Adalah Filter Pertama Memutus Potensi Kasus Korupsi
- account_circle Unggung Rispurwo
- calendar_month Jumat, 16 Agt 2024 15:56 WIB
- visibility 308
- comment 0 komentar
- print Cetak

Cimahi Memilih menghadirkan Narasumber, Asep Taryana dan Kanda Kurniawan sebagai pengamat politik kota Cimahi, Kamis malam 15 Agustus 2024.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID – Jelang Pilkada Kota Cimahi, program Cimahi Memilih kembali hadir dengan mengambil tema “Pilkada Momentum Kembalikan Kepercayaan Publik Terhadap Calon Walikota Cimahi”.
Hadir dalam program yang digagas BRAM Radio yang bekerja sama dengan Komunitas pegiat media online, menghadirkan Narasumber seorang pengamat politik Kanda Kurniawan bersama Asep Taryana salah seorang politisi senior dimana saat ini menjabat sebagai Ketua DPD Partai Perindo Kota Cimahi didampingi Pengamat Politik Kota Cimahi, Kanda Kurniawan yang dimoderatori pegiat media, Unggung Rispurwo atau kerap disapa Mang Uwo.
Terkait tema yang dibahas, Kota Cimahi yang sudah sudah berusia 23 tahun faktanya dalam mengelola sebuah pemerintahan Kota hanya menghasilkan produk Koruptor para pemimpinnya, terbukti hattrick yang disandang Kota dengan Tiga Kecamatan ini berujung menjadi kasus hukum.
Menyikapi hal tersebut, Asep Taryana mengungkapkan, jika sistem politik yang berlaku saat ini berpotensi menggiring para pemimpin melakukan tindakan korupsi. Pasalnya, tidak bisa dipungkiri biaya politik yang tinggi menjadi salah satu pemicunya.
“Secara umum tindakan korupsi ini ada dua jenis pelanggaran yaitu pelanggaran yang sifatnya administratif dan tindakan korupsi secara langsung dan yang menjadi indikator salah satunya adalah tingginya biaya politik. Tentu saja ini menjadi PR kita bersama sebagai elemen masyarakat untuk memilih calon pemimpin yang memiliki integritas ditinggi,” kata Asep Taryana.
- Penulis: Unggung Rispurwo




