HASANAH.ID, KOTA BANDUNG – Konferensi dengan tema “The Zakat Contribution Towards the World Poverty Alleviation and Welfare” diadakan dengan peserta dari berbagai negara. Penjabat Wali Kota Bandung, A. Koswara, dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya zakat sebagai solusi strategis untuk mengurangi kemiskinan.
Koswara menjelaskan bahwa zakat tidak hanya merupakan kewajiban agama, tetapi juga menjadi platform kesetiakawanan sosial yang berpotensi memberikan dampak besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dunia.
“Di Kota Bandung, dengan populasi sekitar 2,5 juta jiwa, potensi zakat sangat besar. Jika dilihat dari APBD Kota Bandung, zakat memiliki kontribusi sekitar 20 persen dari APBD. Kontribusi zakat dapat menjadi kekuatan yang signifikan dalam mengatasi masalah sosial, termasuk kemiskinan ekstrem yang masih menyentuh sekitar 60 ribu jiwa di kota ini,” jelas Koswara di Sabuga ITB, Rabu, 18 Desember 2024.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, akademisi, dan lembaga pengelola zakat sangat diperlukan untuk menciptakan dampak positif yang lebih luas.