Breaking News
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Prabowo Tegaskan Tidak Ada Tempat untuk Kekejaman dalam Pembinaan Prajurit

Prabowo Tegaskan Tidak Ada Tempat untuk Kekejaman dalam Pembinaan Prajurit

  • account_circle Bobby Suryo
  • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
  • visibility 35
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hasanah.id — Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan kepada seluruh jajaran komando dan pemimpin satuan TNI untuk melatih prajurit secara disiplin dan keras, namun tanpa kekejaman. Ia meminta para komandan memperlakukan anggotanya seperti anak kandung sendiri dalam proses pembinaan.

Arahan tersebut disampaikan saat Prabowo memimpin Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Pusdiklatpassus Kopassus, Batujajar, Jawa Barat, Minggu (10/8). Presiden menekankan pentingnya kepemimpinan yang mengedepankan keteladanan dan perlindungan terhadap pasukan.

“Latih prajuritmu dengan keras, tetapi tidak dengan kekejaman. Mereka adalah tanggung jawabmu. Perlakukan mereka seperti anak kandungmu,” ujar Prabowo di hadapan para komandan satuan dan pemimpin pasukan.

Pernyataan itu muncul di tengah sorotan publik atas kasus kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo, prajurit TNI AD yang diduga tewas akibat penganiayaan oleh seniornya di Batalyon Teritorial Pembangunan 834/Wakangan Mere, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Kasus ini tengah diselidiki oleh Detasemen Polisi Militer Kupang, dengan 24 anggota satuan telah diperiksa.

Prada Lucky merupakan anak dari Serma Kristian Namo, prajurit aktif di Kodim 1627/Rote Ndao. Sang ayah memulai kariernya juga dari pangkat prajurit dua, sama seperti almarhum putranya.

Di hadapan para perwira tinggi, termasuk Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan para kepala staf matra, Prabowo juga menekankan pentingnya kepemimpinan lapangan.

“Pemimpin tidak boleh bersembunyi di belakang pasukan. Pimpin dari depan, berada di tempat paling berbahaya dan paling kritis,” ucap Prabowo, disambut hormat para pejabat tinggi TNI dan Polri yang hadir.

Dalam upacara tersebut, Prabowo juga melantik sejumlah perwira tinggi dan meresmikan satuan baru di tubuh TNI. Di antaranya, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai Wakil Panglima TNI, Letjen TNI Djon Afriandi sebagai Panglima Kopassus, Letjen Mar Endi Supardi sebagai Panglima Korps Marinir, serta Marsekal Madya TNI Deny Muis dan Marsekal Madya TNI Andyawan Martono Putra sebagai pemimpin unit baru di TNI AU.

Selain itu, Prabowo juga melantik enam Pangdam baru dan meresmikan sejumlah organisasi TNI, termasuk:

  • Penulis: Bobby Suryo
expand_less