Apple Tawarkan iPhone 16 Rekondisi, Harga Dipangkas hingga 22%
- account_circle Bobby Suryo
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 43
- comment 0 komentar
- print Cetak

Apple Tawarkan iPhone 16 Rekondisi, Harga Dipangkas hingga 22%
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id – Apple mulai menjual lini iPhone 16 versi refurbished atau rekondisi sejak Februari 2026 di sejumlah negara. Model yang tersedia mencakup iPhone 16, iPhone 16 Plus, iPhone 16 Pro, hingga iPhone 16 Pro Max. Seluruh perangkat ini merupakan unit bersertifikat resmi dengan banderol harga yang lebih terjangkau.
Potongan harga yang diberikan berkisar antara 12 persen hingga 22 persen, menjadikan iPhone generasi terbaru ini lebih murah dibandingkan unit baru maupun harga awal saat peluncuran.
Sebagai perbandingan, berikut harga resmi iPhone 16 Series saat pertama kali dirilis pada September 2024:
iPhone 16: USD 799 (sekitar Rp 13,4 juta)
iPhone 16 Plus: USD 899 (sekitar Rp 15 juta)
iPhone 16 Pro: USD 999 (sekitar Rp 16,8 juta)
iPhone 16 Pro Max: USD 1.199 (sekitar Rp 20 juta)
Setelah masuk program rekondisi, harga masing-masing model turun menjadi:
iPhone 16: USD 619
iPhone 16 Plus: USD 699 (sekitar Rp 11,7 juta)
iPhone 16 Pro: USD 759 (sekitar Rp 12,7 juta)
iPhone 16 Pro Max: USD 929 (sekitar Rp 15,6 juta)
iPhone rekondisi ini telah tersedia di Apple Store Online di berbagai negara, termasuk Kanada, Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Spanyol, Belanda, Belgia, dan Swiss. Meski demikian, ketersediaan model dapat berbeda di setiap wilayah.
Baterai dan Casing Baru, Tetap Bergaransi
Apple memastikan seluruh iPhone rekondisi dijual dalam kondisi tidak terkunci dan telah melewati proses pembaruan menyeluruh. Perangkat dilengkapi baterai baru, bodi luar baru, serta dikemas dalam kotak sederhana bersama kabel USB-C.
Selain itu, Apple tetap memberikan garansi terbatas selama satu tahun. Perangkat ini juga masih memenuhi syarat untuk perlindungan tambahan melalui AppleCare+ maupun AppleCare One.
Mengutip laporan MacRumors pada Jumat (6/2/2026), Apple menegaskan bahwa setiap unit refurbished telah dibersihkan dan diuji secara ketat, sehingga kualitasnya nyaris tidak bisa dibedakan dari produk baru.
Dari sisi fitur, iPhone 16 Pro dan 16 Pro Max membawa peningkatan signifikan, terutama pada ukuran layar. Kedua model tersebut masing-masing dibekali layar 6,3 inci dan 6,9 inci, lebih besar dibanding pendahulunya di seri iPhone 15 Pro.
Apple juga menyematkan berbagai pembaruan lain, seperti tombol kontrol kamera, chip A18 Pro yang dioptimalkan untuk Apple Intelligence, kamera Ultra Wide 48 MP, kemampuan merekam video 4K 120 fps, peningkatan daya tahan baterai, pengisian MagSafe yang lebih cepat, serta kualitas mikrofon yang lebih baik.
iPhone Air Laris Manis Usai Diskon Besar di China
Di sisi lain, Apple juga mengambil langkah agresif dalam strategi harga iPhone Air di pasar China. Setelah mendapat potongan harga besar menjelang Tahun Baru, iPhone Air dilaporkan habis terjual di setidaknya satu platform e-commerce utama.
Menurut laporan GizmoChina (Rabu, 28/1/2026), Apple memangkas harga iPhone Air 256GB di toko resminya di Tmall dan JD.com sebesar 2.000 Yuan atau sekitar Rp 4,8 juta.
Ditambah subsidi nasional dari pemerintah China, harga perangkat tersebut turun menjadi 5.499 Yuan (sekitar Rp 13,2 juta). Artinya, total penurunan harga mencapai 2.500 Yuan atau lebih dari 30 persen dibanding harga awal 7.999 Yuan.
Diskon sebesar ini tergolong tidak lazim untuk iPhone yang masih tergolong baru. Langkah tersebut diyakini sebagai respons atas penjualan iPhone Air yang belum memenuhi ekspektasi, khususnya untuk model berdesain ramping.
Berdasarkan data IDC, penjualan iPhone Air hanya mencapai sekitar sepertiga dari target tertinggi Apple dalam beberapa minggu setelah peluncuran, sehingga mendorong perusahaan menyesuaikan strategi produksinya.
- Penulis: Bobby Suryo



