Breaking News
Trending Tags

Ini Alasan Dedi Mulyadi Sambungkan Gedung Sate-Gasibu: Halaman Lebih Luas, Tidak Ganggung Pendemo

  • account_circle anshori
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026 07:30 WIB
  • visibility 337
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HASANAH.ID – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkap alasan menata ulang kawasan Gedung Sate dengan memperluas area halaman yang akan terhubung langsung dengan Lapangan Gasibu. Langkah ini diambil sebagai upaya meningkatkan kualitas akses kawasan sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas di pusat Kota Bandung.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menjelaskan bahwa selama ini aktivitas massa di depan Gedung Sate, termasuk aksi unjuk rasa, kerap berdampak pada penutupan Jalan Diponegoro. Kondisi tersebut sering menimbulkan kemacetan parah di sejumlah ruas jalan utama di Kota Bandung.

Menurut Dedi, penataan ulang kawasan ini dirancang agar berbagai aktivitas masyarakat tetap dapat berlangsung tanpa harus mengganggu fungsi jalan utama. Ia menekankan bahwa ruang demokrasi tetap harus tersedia, namun tidak boleh mengorbankan kepentingan publik yang lebih luas, terutama terkait mobilitas kendaraan.

“Tujuannya agar akses halaman Gedung Sate terbangun dengan baik. Bagaimanapun era demokratisasi melahirkan demonstrasi. Setiap terjadi unjuk rasa itu Jalan Diponegoro ditutup, akhirnya terjadi kemacetan di Kota Bandung yang parah,” ucap Dedi Mulyadi di Gedung Pakuan, Bandung, Rabu (15/4/2026).

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: anshori
expand_less