Mardani Ali Sera (PKS) Desak Turunkan UKT Usai 60 Ribu Mundur
- account_circle khasanah
- calendar_month Minggu, 28 Jun 2026 12:54 WIB
- visibility 106
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pemerintah Diminta Turunkan UKT Setelah Ribuan Tak Daftar Ulang
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Fenomena calon mahasiswa tidak daftar ulang pasca pengumuman SNBP memicu perhatian publik dan permintaan klarifikasi dari pihak legislatif.
Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera menyoroti keterbatasan data yang tersedia mengenai jumlah dan motif calon mahasiswa tidak daftar ulang.
Pernyataan itu disampaikan Mardani melalui akun media sosial X pada Minggu, 28 Juni 2026, ketika kabar tentang ratusan puluh ribu pendaftar yang memilih mundur mulai beredar luas.
Politikus Partai Keadilan Sejahtera ini menegaskan perlunya pemerintah mengumpulkan data akurat dan komprehensif untuk memahami fenomena tersebut.
Mardani mengingatkan bahwa tanpa angka yang jelas, kebijakan responsif sulit dirancang dan risiko ketidakefisienan kebijakan meningkat.
Salah satu dugaan utama yang dikemukakan adalah beban biaya kuliah; Mardani menyebut faktor ekonomi bisa menjadi penyebab klasik calon mahasiswa tidak daftar ulang.
Untuk itu ia mendesak adanya kebijakan ringankan beban, antara lain penurunan UKT (uang kuliah tunggal), penundaan pembayaran, atau skema cicilan khusus bagi keluarga tidak mampu.
Informasi awal menyebut sekitar 60 ribu calon mahasiswa yang dinyatakan lolos SNBP memilih tidak melanjutkan proses daftar ulang di perguruan tinggi tujuan.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.



