Aleksandr Lukashenko menginap di Istana Negara Jakarta
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 3 Jul 2026 04:54 WIB
- visibility 92
- comment 0 komentar
- print Cetak

Presiden Belarusia Menginap Di Istana Memanas Ketegangan NATO Dan Mengancam Pasokan Energi!
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko memilih penginapan di Istana Negara saat memulai kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada Rabu (1/7/2026).
Kementerian Luar Negeri menyatakan keputusan protokoler itu sebagai bentuk penghormatan resmi kepada kepala negara tamu.
Menurut Menteri Luar Negeri Sugiono, alasan memilih penginapan di Istana Negara adalah untuk menegaskan status kunjungan kenegaraan yang bersifat resmi dan simbolik.
Lukashenko tercatat tiba pada Rabu (1/7/2026) dan dijadwalkan menggelar pertemuan kenegaraan dengan Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (2/7/2026).
Pejabat protokol menjelaskan bahwa penginapan di Istana Negara menandai tingkatan penghormatan lebih tinggi dibandingkan alternatif akomodasi resmi lainnya.
Sugiono menyebutkan bahwa biasanya tamu kenegaraan dapat memilih hotel atau Wisma Negara, namun kali ini pilihan jatuh ke Istana Negara atas kehendak tamu.
Sebelumnya, Wisma Negara pernah digunakan oleh Perdana Menteri Kamboja Hun Sen untuk penginapan kenegaraan.
Keputusan lokasi menginap ini juga dipandang sebagai unsur penting dalam susunan acara kenegaraan dan agenda bilateral yang akan berlangsung.
Rangkaian kunjungan diperkirakan meliputi pertemuan bilateral, acara protokoler, serta pengawalan dari pejabat terkait demi kelancaran agenda.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




