Breaking News
Trending Tags

Donald Trump Mendesak Iran Menyerah Setelah MoU AS Berakhir

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026 16:57 WIB
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Presiden Amerika Serikat yang pernah menjabat, Donald Trump, mengecam perkembangan pasca berakhirnya nota kesepahaman sementara antara Washington dan Teheran pada Senin (17/8/2026).

Dalam wawancara dengan Fox News, Trump secara terbuka meminta Iran mengibarkan bendera putih sebagai tanda menyerah.

Pernyataan itu disampaikan tepat setelah masa berlaku nota kesepahaman sementara resmi berakhir.

Trump juga menegaskan bahwa pemerintahan AS tidak terburu-buru dalam merundingkan kesepakatan baru.

Pernyataan mengenai tempo negosiasi muncul saat pihak Gedung Putih menimbang opsi diplomatik dan tekanan ekonomi.

Beberapa penasihat kebijakan luar negeri menilai retorika tersebut bertujuan memperkuat posisi negosiasi.

Sampai saat ini, belum ada tanggapan resmi yang disampaikan oleh pemerintah Iran terkait seruan pengibaran bendera putih.

Hilangnya nota kesepahaman sementara membuka ruang bagi perdebatan dalam kongres AS mengenai langkah selanjutnya.

Para pengamat mengatakan bahwa konsekuensi praktis dari berakhirnya nota ini akan terlihat pada kebijakan sanksi dan patroli regional.

Di level internasional, mitra AS di Eropa dan Asia sudah menyatakan keinginan untuk melihat proses yang lebih stabil.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Tags
Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less