KASA: Korea Selatan bersiap meluncurkan satelit observasi
- account_circle khasanah
- calendar_month Senin, 6 Jul 2026 09:10 WIB
- visibility 102
- comment 0 komentar
- print Cetak

Korsel Luncurkan Satelit Observasi Bumi, Memanas Ketegangan Regional Dan Mengancam Perdagangan!
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Korea Selatan bersiap meluncurkan satelit observasi Bumi ukuran menengah keempat menggunakan roket Falcon 9 milik SpaceX dari Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg di California pada Selasa waktu setempat.
Kementerian Administrasi Dirgantara Korea (KASA) menyatakan satelit observasi Bumi itu telah menjalani pemeriksaan fungsi dan proses pengisian bahan bakar selama sebulan terakhir dan kini menunggu penjadwalan peluncuran di lokasi yang telah disiapkan.
Berdasarkan rencana operasional, wahana akan memisahkan satelit sekitar 2 jam 22 menit setelah lepas landas dan kontak pertama antara satelit observasi Bumi dengan stasiun bumi diperkirakan terjadi sekitar 31 menit setelah pemisahan melalui stasiun darat Svalbard di Norwegia.
Tim pengendali misi merancang proses pemantauan pasca-peluncuran untuk memastikan sistem komunikasi dan muatan bekerja normal sebelum satelit memasuki fase operasi penuh.
Muatan dikembangkan secara domestik dan mencakup kamera observasi yang dirancang untuk pemantauan wilayah luas dengan resolusi yang mendukung berbagai aplikasi kebijakan dan komersial.
Kapasitas citra memungkinkan pemantauan seluruh Semenanjung Korea setiap tiga hari sekali sehingga mendukung ketersediaan data yang lebih sering untuk pengguna nasional.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




