Breaking News
Trending Tags

Meghan Markle Dikabarkan Ingin Rambah Bisnis Penginapan dan Restoran

  • account_circle Bobby Suryo
  • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025 09:35 WIB
  • visibility 149
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hasanah.id – Meghan Markle dikabarkan berencana memperluas lini bisnis gaya hidupnya, American Riviera Orchard, ke sektor perhotelan. Setelah meluncurkan produk seperti selai, sabun, teh, dan madu, Markle disebut ingin membuka penginapan serta usaha makanan dan minuman.

Duchess of Sussex tengah menjajaki peluang untuk mengembangkan bisnis di bidang hospitality sebagai bagian dari ekspansi brand miliknya.

Langkah ini dinilai selaras dengan pernyataan Markle dalam acara With Love, Meghan, di mana ia mengungkapkan kegemarannya menjamu tamu. “Ketika saya mengundang seseorang untuk menginap, salah satu hal favorit saya adalah menyiapkan kamar tamu,” ujar Markle dalam tayangan tersebut.

Selain itu, Markle juga sempat menyampaikan keinginannya membangun usaha bersama putrinya, Lilibet, dalam obrolan bersama Tina Knowles—ibu dari penyanyi Beyoncé—di siniar Confessions of a Female Founder. “Saya bertanya-tanya apakah suatu hari nanti saya akan berbisnis dengan Lili dan kami akan membangun sesuatu,” ujarnya.

Media Inggris menilai ambisi ini sebagai bentuk upaya Markle membangun citra baru di luar bayang-bayang Kerajaan Inggris. Sejak meninggalkan tugas kerajaan, Markle diketahui tengah menata ulang kariernya sebagai pebisnis dan figur hiburan.

Meghan Markle dan Pangeran Harry sebelumnya meneken kerja sama dengan Netflix senilai US$100 juta pada 2020. Dari kerja sama tersebut, pasangan ini telah merilis beberapa program, termasuk dokumenter dan acara gaya hidup. New York Post mengutip sumber yang menyebut Netflix “jelas mendukung” proyek-proyek mereka.

Acara With Love, Meghan juga dipastikan berlanjut ke musim kedua, dengan proses produksi yang telah dimulai sejak Januari 2025. Meski begitu, musim pertamanya tak mendapat respons positif dari kritikus. Acara itu disebut “membosankan” dan “tak memberi nilai lebih,” meski telah ditonton 526 ribu akun dalam lima hari pertama penayangannya di AS—jauh di bawah dokumenter Meghan & Harry yang disaksikan 2,1 juta akun dalam periode yang sama.

Pihak perwakilan Meghan Markle belum memberikan pernyataan resmi terkait kabar rencana ekspansi bisnis tersebut.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Bobby Suryo
expand_less