Menlu Sugiono Menegaskan Perlu Memperkuat Multilateralisme
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 10 Jul 2026 00:28 WIB
- visibility 96
- comment 0 komentar
- print Cetak

Menlu Sugiono Tegaskan Perkuat Multilateralisme Untuk Redam Ketegangan Yang Memanas!
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan Indonesia akan memperkuat multilateralisme sebagai respons terhadap tatanan global yang semakin terfragmentasi dan penuh ketidakpastian.
Sugiono menyampaikan hal itu dalam pidato kunci pada Jakarta Geopolitical Forum (JGF) ke-10 yang digelar Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI di Jakarta, Kamis (9/7/2026), dan menegaskan multilateralisme sebagai alat diplomasi strategis.
Menurutnya, politik luar negeri bebas-aktif tetap menjadi landasan utama diplomasi Indonesia dan harus selaras dengan upaya memperkuat multilateralisme di berbagai forum internasional.
Ia memperjelas bahwa bebas-aktif bukan berarti netral pasif, melainkan kemampuan mengambil sikap independen sekaligus berkontribusi pada stabilitas global.
Sugiono menegaskan Indonesia tidak akan terseret ke dalam blok-blok eksklusif dan akan terus membangun jembatan diplomasi dengan berbagai negara dan kelompok.
Ia juga mengkritik kelemahan tata kelola multilateral saat ini dan menolak gagasan meninggalkan multilateralisme sebagai solusi tunggal.
Salah satu fokus utama adalah mendorong reformasi tata kelola global agar sistem internasional lebih representatif, inklusif, adaptif, dan efektif.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




