Breaking News
Trending Tags

Dolar AS naik 0,31% ke 100,76 karena data AS dan safe haven

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026 10:39 WIB
  • visibility 61
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Kurs Dolar AS kembali menguat di pasar mata uang New York pada akhir perdagangan Kamis 16 Juli 2026 waktu setempat, mendorong permintaan terhadap greenback setelah sejumlah data ekonomi AS menunjukkan ketahanan.

Kurs Dolar AS menguat didorong oleh kombinasi data tenaga kerja yang solid, permintaan aset safe haven akibat ketegangan geopolitik, serta ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve kemungkinan besar akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan bulan ini.

Indeks Dolar AS (DXY) naik 0,31 persen ke level 100,76 meski mampu bangkit dari posisi terendah hampir sebulan, namun indeks tersebut tercatat masih menghadapi tekanan pelemahan secara mingguan.

Penguatan greenback berlanjut setelah laporan jumlah klaim tunjangan pengangguran di AS kembali turun, menandakan pasar tenaga kerja tetap relatif kuat.

Data penjualan ritel untuk Juni juga menunjukkan pertumbuhan terbatas, namun angka tersebut tertekan oleh penurunan harga bahan bakar yang menurunkan nilai penjualan di stasiun pengisian bahan bakar.

Fakta-fakta ini memperkuat pandangan investor bahwa ekonomi AS lebih tahan terhadap guncangan harga energi dibandingkan dengan negara lain, sehingga memperkuat posisi Kurs Dolar AS sebagai aset aman.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less